TRADISI MALAM SELIKURAN
31 Juli 2023 10:17:30 WIB
Berbagai daerah di Indonesia punya caranya masing-masing dalam menyambut datangnya malam Lailatul Qodar. Salah satunya adalah Kalurahan Pucung
Pada saat datangnya malam seribu bulan itu, Seluruh Padukuhan di Kalurahan Pucung rutin mengadakan sebuah tradisi yang dinamakan Malam Selikuran. Malam Selikuran diyakini telah ada sejak awal penyebaran Agama Islam di Jawa.
Tradisi ini diperkenalkan oleh Wali Songo sebagai metode dakwah Islam yang telah disesuaikan dengan budaya Jawa. Tradisi Malam Selikuran diharapkan menjadi sarana pengingat untuk memperbanyak sedekah, instropeksi diri, dan juga menggiatkan ibadah-ibadah lain dalam sepuluh hari di Bulan Ramadan.
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Feed IG
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- SOSIALISASI PENYARINGAN DAN PENJARINGAN CALON DUKUH BENGLE BERSAMA WARGA PADUKUHAN BENGLE
- SOSIALISASI PENYARINGAN DAN PENJARINGAN CALON DUKUH BENGLE BERSAMA RT RW SE-KALURAHAN PUCUNG
- PENGUMUMAN SELEKSI TERBUKA CALON DUKUH BENGLE KALURAHAN PUCUNG TAHUN 2026
- Desk di Kapanewon tentang tata tertib dan Jadwal pengisian Dukuh Bengle
- Penyusunan Draf Tata tertib dan Jadwal Pengisian Dukuh Bengle
- Pembentukan dan Pembekalan Panitia Pelaksana Pengisian Lowongan Dukuh Bengle
- Peta














